Popular Posts

Ahad, 18 Disember 2011

DI KESEPIAN MALAM II...



Di waktu malam sepi, 
senyap sunyi.
Suasana hening,
dingin menusuk tulang
Hanya suara dengkuran manusia yang memecah sunyi
Sekali-sekali terdengar suara anjing-anjing liar di waktu malam sepi
Di waktu itu pencinta Ilahi bangun dengan penuh tenang
Membersihkan diri, berpakaian bersih
Berdiri dan berlutut,
berdiri dan sujud berulang-ulang kali sepuas hati
Berzikir, bertahmid, bertakbir dan bertasbih
Puja dan puji disemarakkan,
munajat membisikkan,
melahirkan cinta
Merafakkan doa
melahirkan hajat dan harapan
Mengagungkan dengan penuh khusyuk dan tawaduk,
menghina diri
Menghina diri di hadapan CINTA AGUNG-nya,
meminta perhatian
Air mata mengalir di pipi, jatuh ke bumi
Begitulah setiap malam yang berlalu


Di suasana kesepian malam,
di dalam keheningan suasana
Pencinta-pencinta Ilahi memuja CINTA AGUNG-nya, agar dia dicintai
Setelah memuja-memuji sepenuh hati
Meminta, mengharap sepuas hati
Dengan air mata dan tangisan minta dikasihi-Nya
Mereka berhenti menunggu subuh


Hati sentiasa bimbang,
takut cinta tidak berbalas
Namun putus asa tiada,
harapan sentiasa berbunga
Perhubungan tetap diteruskan

Wallahu`alam


Jagalah Hati...


Wassalam

Tiada ulasan:

Catat Ulasan