Popular Posts

Jumaat, 14 Jun 2013

KAU TIDAK PERNAH SENDIRIAN...




Saat kau jatuh dan terluka
Hidup hampa kau rasakan
Jangan takut dan menyerah
Kerana aku pernah merasakannya...


Saat kau sendiri menanti harapan yang tidak pasti
Janganlah kau bimbang menjalaninya
Kerana semua itu pernah aku laluinya
Buluh yang terkulai
Tidak akan pernah dipatahkan
Sumbu yang pudar nyalanya
Tidak akan pernah dipadamkan


Sedarilah bahawa kau tidak pernah sendiri
Ada Robb yang selalu peduli
Dia tidak pernah tinggalkan
Dia selalu perhatikan


Bangkit dan teruslah bangkit
Walau kau jatuh dan terjatuh lagi
Aku pernah mengalaminya...


Sakit sungguh sakit
Tapi percayalah
Allah akan mengangkatmu
Menemanimu,
Menyayangimu
Dan kau tidak akan pernah sendirian...




Wallahu`alam


Jagalah Hati...

BUAT ISTERIKU...




Wahai engkau yang tercantik di antara bidadari yang lainnya
Engkau yang ku pilih dan yang ku cintai sepenuh hati
Engkau adalah anugerah terindah Ilahi dalam hidupku
Dan aku bahagia memilikimu di sampingku...


Engkau yang selalu sabar terhadap sifat kerasku
Engkau yang selalu memberiku hidangan terenak walau kadang aku tidak pulang ke rumah kerana sibuk
Engkau yang selalu merawatku dikala aku sakit
Engkau memang yang terbaik di antara yang terbaik untukku...


Tidak dapat ku bayangkan jika bukan kamu yang ada di sisiku
Mungkin aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan seperti ini
Mungkin aku tidak akan merasakan kasih sayang setulus ini
Aku benar-benar kagum dan mencintaimu sepenuh hatiku...


Aku berusaha untuk tidak akan melukai hatimu
Tidak akan membuatmu bersedih
Kerana kesedihanmu adalah kesedihanku juga
dukamu adalah dukaku juga
Kerana kamu telah menjadi sebahagian hatiku
Sehingga apa yang kau rasakan, aku juga rasakan...


Terima kasih kerana mahu menghabiskan sisa waktu bersamaku
Memberikanku kasih sayang dan cinta yang sesungguhnya
memberiku anak-anak yang membuat hidupku lengkap
Maafkan aku untuk semua sikap burukku padamu sebelumnya


Dari yang mencintaimu

Suamimu...




Wallahu`alam



Jagalah Hati....

BUAT SUAMI KU....




Suamiku tercinta…
Engkau adalah anugerah terindah Ilahi bagiku
Engkau adalah orang yang ku cintai dan ku pilih di antara yang lainnya dan aku bahagia menghabiskan sisa hidupku bersamamu...


Memang ku sedari….
Engkau bukanlah lelaki sempurna yang tidak pernah berbuat salah
Namun aku mencintaimu apa adanya dirimu
Seperti engkau juga mencintaiku apa adanya...


Dan memang…
Kehidupan bersamamu tidaklah selalu tertawa. Tidak juga selalu tersenyum, bahkan tidak jarang kesedihan dan airmata mewarnainya. Tetapi aku menerima itu semua sebagai sebahagian yang memang harus ku jalani bersamamu...


Di sisimu... aku merasa dilindungi, aku merasa dicintai dan aku merasa bermakna...


Rasanya tidak mungkin ini terjadi jika bukan kamu di sampingku.
Kau begitu istimewa di mataku, di hatiku, di jiwaku. Kerana itulah aku ingin selalu berada di sampingmu... baik dalam suka duka mu
Dalam sihat dan sakitmu...


Suamiku….
Engkau adalah yang terindah dalam hidupku... Terima kasih telah memilihku dan terima kasih buat anak-anak yang luar biasa ini


Dan aku berjanji selalu setia dan mencintaimu seumur hidupku.


Aku yang mencintaimu.

Isterimu




Wallahu`alam


Jagalah Hati...

DIALOG MALAIKAT...




Yunus bin Ubaid dari Al Hasan berkata bahawa Rasulullah saw telah bersabda, " Setiap anak Adam itu akan dijaga oleh dua malaikat, dan malaikat yang sebelah kanan itu lebih berkuasa dari yang disebelah kiri."

Jika seseorang anak Adam itu membuat dosa maka malaikat yang di sebelah kiri akan bertanya kepada malaikat yang disebelah kanan, "Apakah yang harus aku catat?" Maka berkata yang disebelah kanan, "Jangan kamu catit dosanya sehingga ia melakukan 5 dosa."

Kemudian bertanya malaikat yang disebelah kiri lagi, "Jika dia telah melakukan 5 dosa, apakah yang harus aku catatkan?" Berkata malaikat yang disebelah kanan, "Biarkan sehingga dia membuat kebaikan, sebab kami telah diberitahu bahawa satu hasanat kebaikan dapat sepuluh kali ganda, oleh itu kita hapuskan 5 sebagai imbangan dari dosa yang 5 dan kami catatkan hanya 5 hasanat."

Apabila syaitan mendengar yang demikian maka dia pun menjerit sambil berkata, "Jika begitu, bilakah aku dapat menjerumuskan anak Adam..."



Wallahu`alam


Jagalah Hati....

DI SAAT BERSENDIRIAN...




Jika kau merasa lelah dan tidak berdaya dari usaha yang kelihatan seperti sia-sia...



Allah swt tahu betapa gigih engkau sudah berusaha...


Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...



Allah swt sudah menghitung airmatamu...


Jika kau fikir bahawa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja...


Allah swt sedang menunggu bersama denganmu...


Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk bertanya khabar...


Allah swt selalu berada disampingmu...


Ketika kau fikir bahawa kau sudah mencuba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...


Allah swt punya jawapannya...


Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...


Allah swt dapat menenangkanmu...


Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...


Allah swt sedang berbisik kepadamu...


Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..


Allah swt telah merahmatimu...


Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban.. .


Allah swt telah tersenyum padamu...


Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk direalisasikan...


Allah swt sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu...


Ingatlah bahawa di mana pun kau berada atau ke mana pun kau menghadap... 



Allah swt Maha Mengetahui...



Wallahu`alam


Jagalah Hati...

INGIN KU SAMPAIKAN...




Ingin ku katakan kepada para pejuang, juga ingin aku ajukan pertanyaan kepada pendakwah-pendakwah merata dunia Khususnya para pejuang dan pendakwah-pendakwah di negara ku...


Di antara kalian ada yang sudah berjuang puluhan tahun lamanya. Selama saudara berjuang sudah berapa orang yang saudara Islamkan...?


Di antara orang Islam pula, berapa ramai yang tidak bersolat lalu bersolat...?


Yang sudah bersolat berapa ramai pula yang solatnya memberi kesan...?


Memberi kesan di dalam peribadinya, di dalam keluarganya, di dalam tindak-tanduknya dan di dalam pergaulannya...?


Kalau ada yang insaf, kemudian menyerah diri kepada kalian, sudahkah saudara memberi mereka tempat untuk hidup secara Islam...?


Jika saudara tidak dapat memberi jawapan yang memuaskan, ingin aku bertanya, selama ini apa yang saudara perjuangkan...?


Apa yang saudara cakapkan selama ini...?


Dakwah yang saudara lakukan ke mana saudara ajak orang ramai...?


Kepada Allah...?


Kepada diri...?


Kepada parti...?


Atau dakwah saudara itu sebagai hobi...?


Untuk seronok-seronok dan penghibur hati...?


Aku harap nilai semula perjuangan saudara...!
Perbaiki hati tujuan apa saudara berjuang sebelum terlanjur berpanjangan...


Selama nyawa masih ada di badan dan agar selepas mati tidak menyesal, takutilah Allah swt di setiap perkataan...!


Ingatlah Allah di dalam perjuangan agar dakwah dan perjuangan kita itu untuk keredhaan Allah swt, bukan hobi dan bukan tujuan menghentam orang...

dari Abu Hurairah ra katanya, Rasulullah saw bersabda, “Kelak bumi akan memuntahkan jantung hatinya berupa tiang-tiang emas dan perak. 


Maka datanglah seorang pembunuh seraya berkata, ”Kerana inilah aku jadi pembunuh.


Kemudian datang pula si perompak, lalu berkata, ”Kerana inilah aku putuskan hubungan silaturrahim.


Kemudian datang pula si pencuri seraya berkata,”Kerana inilah tanganku dipotong.”


Sesudah itu mereka tinggalkan sahaja harta kekayaan itu, tiada mereka mengambilnya sedikit pun” ( Muslim)


Wallahu`alam



Jagalah Hati....

AKU BUKAN SESIAPA...




wahai saudara semuslimku yang baik hatinya... aku bukanlah ulama...


aku hanyalah salah seorang dari saudara semuslim mu yang hafal beberapa ayat al Quran, beberapa hadis serta beberapa hukum agama melalui penelitian terhadap beberapa kitab...


dengan senang hati dan sukarela ku sampaikan hal-hal tersebut kepada orang ramai...


jika kau paksa aku untuk keluar dari koridor di atas maka engkau telah menyusahkanku...


sesiapa yang mengatakan ‘saya tidak tahu’ sungguh dia juga telah berfatwa...


jika kau menyukai tulisan tanpa suara yang aku sampaikan dan kau lihat ada kebaikan padanya, maka aku berterima kasih atas kesediaan kamu untuk membaca penulisanku...


jika engkau ingin mendapatkan pengetahuan agama yang luas, maka bertanyalah kepada selain diriku, iaitu para ulama dan orang yang memang pakar dalam bidang ilmu. Merekalah orang yang mampu memberikan fatwa kepada kamu mengenai masalah apa sahaja yang kau inginkan...


sesungguhnya aku berpegang pada pesan Rasulullah saw, “Seorang mukmin yang bergaul dengan manusia dan bersabar menghadapi gangguan mereka lebih baik daripada seorang mukmin yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak bersabar menghadapi gangguan mereka.” (Tirmizi dan Ibnu Majah)


dalam masa yang sama, aku juga berpesan pada diriku serta diri kalian dengan pesanan yang disampaikan oleh Baginda saw, “Janganlah kalian saling membenci, janganlah saling mendengki, janganlah saling membelakangi. Jadilah kalian wahai hamba-hamba Allah, sebagai orang-orang yang bersaudara..." (Bukhari dan Muslim)


sedangkan diriku, maka sampai di sinilah kemampuan keilmuan ku dan Allah swt tidaklah membebani seseorang lebih dari kemampuannya...


Wallahu`alam


Jagalah Hati...